LP3ES Sayangkan Meningkatnya Cengkraman Oligarki

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 28 Desember 2021, 20:45 WIB
LP3ES Sayangkan Meningkatnya Cengkraman Oligarki
Direktur Pusat Gender dan Demokrasi LP3ES, Julia Suryakusuma/Repro
rmol news logo Sebelum pandemi Covid-19 melanda berbagai negara di dunia, beberapa negara sudah mengalami penurunan demokrasi, tanpa terkecuali Indonesia.

Berdasarkan laporan Freedom and House tahun 2021, demokrasi secara global mengalami krisis dan penurunan terutama setelah pandemi.

Pada tahun 2020, Freedom and House juga merilis laporannya bahwa sejak pecahnya kondisi demokrasi dan HAM telah memburuk di 80 negara dengan kemunduran yang sangat tajam dengan demokrasi yang sedang berjuang dan negara-negara yang represif.

"Indonesia selama beberapa tahun ini mengalami penurunan demokrasi bahkan dikatakan sebagai despotisme baru," kata Direktur Pusat Gender dan Demokrasi LP3ES, Julia Suryakusuma saat menjadi Pembawa Kunci dalam webinar bertajuk "Kesetaraan Gender: Prasyarat Masyarakat Adil, Makmur, dan Kuat!" pada Selasa (28/12).

Selain itu, Julia juga menyesalkan belakangan ini cengkeraman oligarki semakin menjadi-jadi di Indonesia. Hal itu, kata dia, tentu sangat memperarah demokratisasi di Tanah Air yang mengalami kemerosotan kualitas demokrasi.

"Yang mencolok sekarang itu adalah meningkatnya peran oligarki. Tentunya oligarki ini adalah dengan sendirinya tidak baik buat demokrasi. Karena ini adalah kekuasaan dan kekayaan di tangan segelintir orang," sesalnya.

"Jadi, sebetulnya pemerintah itu tidak lagi menjalankan fungsinya sebagai untuk mengurus negara dan rakyatnya," pungkas Julia.rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA