Syarifudin diketahui merupakan mantan kader Partai Hanura, sementara Dwi Ratna adalah mantan kader Partai Gerindra. Kedua tokoh ini pernah menjabat sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019.
Meresmikan bergabungya Syarifudin dan Dwi Ratna, Ketua Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, secara simbolis menyematkan jaket kepada keduanya sekaligus memberikan kartu tanda anggota kepartaian.
"Jadi dengan pengalaman beliau tentu saja kita berharap perolehan dan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar bisa ditingkatkan khususnya persiapan 2024," kata Zaki di gedung DPD Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu malam (15/12).
Zaki juga optimistis dengan kehadiran Dwi Ratna sebagai kader perempuan bisa menambah kekuatan. Ia pun mendorong para kaum perempuan untuk terus semangat dalam berkarya dan berkarir.
"InsyaAllah Golkar DKI semakin kuat," tegas Zaki, dikutip
Kantor Berita RMOLJakarta.
Sementara itu, Syarifudin merasa terhormat bisa bergabung menjadi kader dan berkomitmen menggaungkan partai besutan Airlangga Hartarto tersebut.
"Prinsipnya Partai Golkar sudah kokoh dan tentunya kita sebagai kader harus terus ikut membesarkan lagi. Intinya tiada hari tanpa bergerak, tiada hari tanpa kerja, yang mana slogan kita, kita harus kerja keras dan harus kerja tuntas," ujarnya.
Senada dengan Syarifudin, Dwi Ratna juga merasa terhormat bisa ikut bergabung menjadi kader Golkar. Ia berharap kehadirannya ini membawa angin segar.
"Ini suatu kehormatan bisa bergabung, apalagi didukung oleh teman-teman yang selalu memberikan motivasi kepada saya," ucapnya.
Turut hadir dalam acara ini, Ketua Harian DPD Golkar DKI Jakarta, Judistira Hermawan dan Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco.
BERITA TERKAIT: