Rakyat akan mengevaluasi dan menilai setiap tindak-tanduk para pejabat publik selama pandemi hingga tahun 2024.
"Mana yang benar-benar bekerja serius dan bermanfaat untuk rakyat, dan mana yang hanya bekerja agar terlihat baik," kata Koordinator Jurubicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Selasa (7/12).
Atas dasar itu, kata Herzaky, Demokrat berharap setiap pembantu presiden harus benar-benar membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan optimal dalam membawa Indonesia keluar dari pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi dengan menunjukkan kinerja terbaiknya.
"Setiap warga negara Indonesia, termasuk para menteri, memiliki hak dan sah-sah saja jika berkeinginan menjadi calon presiden di 2024. Mereka harus mengingat, ada tugas dan tanggung jawab besar yang sedang mereka emban saat ini. Rakyat sedang susah karena pandemi Covid-19," tegasnya.
"Banyak rakyat yang jatuh miskin, kehilangan pekerjaan, dan mengalami penurunan penghasilan secara drastis," imbuh Herzaky menegaskan.
Saat ini, masih kata Herzaky, semua menteri diharapkan untuk lebih fokus dan menunjukkan kinerja terbaik di tanggung jawabnya masing-masing. Rakyat akan jauh lebih mengapresiasi para pejabat publik yang berkinerja baik di kala pandemi ini, dengan melakukan kerja nyata dan bermanfaat untuk rakyat.
"Daripada yang lebih sibuk melakukan politik pencitraan," cetusnya.
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat ini menegaskan, Demokrat yang berada di luar pemerintahan, seperti yang selalu ditekankan oleh Ketua Umum AHY di berbagai kesempatan, memilih fokus dan terus membantu rakyat yang kesusahan.
Tentunya partai-partai yang di dalam pemerintahan bisa lebih optimal membantu rakyat dengan segala fasilitas dan anggaran yang mereka miliki.
"Mari kita bantu rakyat, mari kita bantu Bapak Presiden Joko Widodo agar bisa lepas dari pandemi dan krisis ekonomi ini, dan turun gelanggang di 2024 dengan meninggalkan warisan yang baik untuk penerusnya, seperti yang pernah dilakukan oleh Presiden ke-6, SBY," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: