Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin memprediksi bahwa mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto masuk dalam kabinet. Dia akan mengisi posisi sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) menggantikan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.
Menurutnya, jika Hadi tidak menjadi KSP pada reshuffle kabinet nanti, maka dia akan mengisi posisi menteri.
"Hadi Tjahjanto mungkin saja masuk di KSP. Atau juga menteri. Kalau pun tidak mungkin saja ditawari dubes oleh Jokowi," kata Ujang Komarudin kepada
Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (1/12).
Sementara jatah untuk Partai Amanat Nasional (PAN) yang belakangan menjadi bagian dari koalisi pemerintah, diprediksi akan mendapatkan satu kursi Menteri dan Wakil Menteri (Wamen) di Kabinet Indonesia Maju.
"PAN itu kemungkinan dapat jatah 1 kursi. Atau bisa dapat 1 setengah. Artinya 1 Menteri, setengah itu maksudnya Wamen," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.
Namun demikian, Ujang menyebut semua tetap hanyalah prediksi politik yang paling mungkin dari sekian banyak kemungkinan. Sebab, otoritasnya penuh tetap berada di tangan Presiden Jokowi.
"Semuanya Jokowi yang tahu (reshuffle)," tandasnya.
BERITA TERKAIT: