Bagi PKS, pada dasarnya perombakan kabinet adalah murni hak prerogatif presiden.
"
Monggo saja jika mau
reshuffle atau bersih-bersih," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera kepada wartawan, Sabtu (6/11).
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa perombakan kabinet harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang, tidak bisa asal mencopot menteri tanpa dasar.
"Presiden mesti lakukan dengan seksama, jangan berbasis bisikan. Caranya tinggal lihat saja KPI (
key performance indicator)," tegas Mardani.
Dorongan untuk perombakan kbinet sebelumnya disampaikan oleh relawan Jokowi mengatasnamakan Kelompok Kerja Pendukung Jokowi (KKPJ). Kelompok ini didalamnya berisi sejumlah relawan, seperti Jokowi Mania (Joman), Seknas Jokowi, Bara-JP, Projo KAPT, Almisbat, dan lain lain.
"Pembersihan pemerintahan sudah cukup mendesak dilakukan. Pemerintah Jokowi-Maruf harus fokus keluar dari tekanan pandemi Covid-19 dan konsentrasi memimpin ekonomi dunia G-20," kata Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer mewakili KKPJ kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/11).
BERITA TERKAIT: