Permintaan itu disampaikan Wapres saat menerima pengurus JATMAN melalui konferensi video yang diposting di akun Twitter
@Kiyai_MarufAmin, Kamis malam (9/7).
"Saya juga memohon bantuan para ulama untuk menjaga diri dan umat dari wabah dalam rangka
himayatul ummah (menjaga umat) dan juga
hifdzun nafs (menjaga jiwa). Dua komponen ini menjadi kewajiban kita semua," ujar Maruf Amin.
Mantan Ketua Umum MUI Pusat itu mengatakan, ada dua hal penting yang secara khusus perlu mendapat perhatian.
Pertama, pandemi Covid-19 sudah dalam keadaan sangat bahaya. Baik itu bahaya umum, bahkan menjadi bahaya global. Bahaya Covid-19 ini sudah sangat diyakini bukan saja di Indonesia, tetapi di seluruh dunia.
"Menurut para ulama, menangkal dan menjaga diri dari bahaya itu termasuk sesuatu yang diwajibkan," terang Maruf Amin.
Kedua, adanya banjir informasi yang tidak benar, buruk, bohong (
hoax), fitnah, ataupun yang bersifat adu domba berseliweran dan dapat menimbulkan disinformasi dan berita-berita yang dapat membingungkan.
Jelas Maruf Amin, banyak orang memanfaatkan kebingungan masyarakat untuk menyesatkan. Bikin ragu, bikin ketidakpercayaan, dan konflik.
"Untuk itulah, saya meminta para ulama JATMAN turut berperan dalam menjaga umat dari penyebaran berita dan informasi
hoax yang kerap kali mengaburkan kebenaran dan menyesatkan," ucap dia.
BERITA TERKAIT: