Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat anjangsana PKS itu hanyalah rutinitas dalam mebangun komunikasi.
Kata Dedi, tujuan komunikasi politik itu juga untuk menjajagi koalisi di pemilu 2024.
"Tentu ada nuansa upaya penjajagan koalisi. Sekaligus mengenalkan presiden baru PKS, yang tentu miliki agenda yang layak disampaikan ke Parpol lain," demikian kata Dedi kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/4).
Meski PKS bertandang ke PKS, Dedi menganalisa Partai yang dikenal sebagai partai dakwa itu hanyalah sebagai pihak penerima tawaran untuk dilibatkan sebagai koalisi.
Ia tidak setuju apabila ada pendapat yang mengatakan agresifitas PKS safari ke partai-partai itu untuk menunjukkan bahwa PKS adalah partai yang dominan dalam koalisi.
Terkait dengan wacana pembentukan poros Islam, di mata Dedi Partai Golkar tidak akan serta merta menerima ajakan PKS.
"Jika ada penyampaian gagasan poros Islam, Golkar sepertinya tidak akan terlalu menimbang wacana itu, karena tidak sesuai dengan ideologi pluralitas Golkar," demikian kata Dedi.
Sebelumnya DPP PKS bersama Presidennya Akhmad Syaikhu juga bertandang ke Partai Demokrat.
BERITA TERKAIT: