Ditetapkan Sebagai Bupati Kabupaten Samosir, Nasdem: Vandiko Jadi Role Model Pemimpin Milenial Di Sumut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Selasa, 23 Maret 2021, 12:06 WIB
Ditetapkan Sebagai Bupati Kabupaten Samosir, Nasdem: Vandiko Jadi Role Model Pemimpin Milenial Di Sumut
Wasekjen DPP Partai Nasdem Herawi Taslim yang sekaligus Ketua Tim Pengacara (nomor tiga dari kanan) berfoto bersama dengan Bupati Samosir terpilih Vandiko Timotius Gultom dan Wakilnya Martua Sitanggang bersama Tim hukumnya/Repro
rmol news logo Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat telah menetapkan pasangan calon bupati wakil bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom dan Martua Sitanggang sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Samosir, Toba, Sumatera Utara untuk waktu 5 (lima) tahun ke depan

Pasalnya, perkata sengketa Pilkada Samosir yang masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK) sudah tuntas pada Kamis (18/3). Di mana, hakim konstitusi memutuskan menolak permohhnan sengketa yang diajukan pasangan Rapidin Simbolon dan Juang SInaga.

Dengan ditetapkannya Vandiko Timotius Gultom sebagai Bupati, Kabupaten Samosir, DPP Partai Nasdem menganggap daerah ini memasuki era baru, karena dipimpin oleh anak muda atau kalangan milenial dengan usia 28 tahun.

Waksekjen DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim menyatakan, DPP Partai Nasdem sangat mengharapkan kiprah Vandiko bisa menjadi contoh dan teladan bagi generasi milineal di Indonesia dan Sumatera Utara pada umumnya, serta Kabupaten Samosir dan sekitarnya pada khususnya.

"Sebagai seorang pemimpin muda, kami harapkan Vandiko dapat menjadi katalisator untuk merangsang minat dan kepedulian orang muda untuk terjun ke dunia politik sebagai salah satu bentuk tanggung jawab mereka kepada bangsa dan negara melalui pembangunan daerah serta masyarakat,” ujar Hermawi Taslim dala keternagan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/3).

Hermawi Taslim yang juga menjadi Ketua Tim Kuasa Hukum Vandiko-Martua di sidang perkara sengketa di MK ini memandang bupati terpilih Samosir ini mampu membangun, menjaga dan memelihara silaturahmi, serta memegang erat adat ketimuran dengan masyarakat yang usianya lebih tua darinya.

"Menghormati mereka yang berusia lebih tua, memperhatikan mereka yang tersingkirkan dan sekaligus anak-anak terlantar adalah penting untuk menunjukkan kebijakan sebagai seorang pemimpin," tuturnya.

Lebih dari itu, Hermawi Taslim menilai kinerja Vandiko sebagai Bupati Samosir akan sangat diuji dan diawasi dalam perjalanannya oleh seluruh masyarakat setempat dalam waktu 5 (lima) tahun ke depan.

"Menguatkan ikatan adat secara luas dengan visi kepentingan nasional sangat perlu untuk diperhatikan, mengingat Samosir merupakan bagian tak terpisahkan dari Destinasi Prioritas Danau Toba yang sudah dicanangkan oleh pemerintah," papar Hermawi Taslim.

"Menjadikan Samosir sebagai Monaco-nya Indonesia adalah suatu visi yang brilian. Ini sebagai contoh,” sambung Taslim mengurai lebih lanjut.

Hermawi Taslim menegaskan kembali sikap Partai Nasdem yang akan memberi dukungan maksimal kepada Vandiko dalam mewujudkan Samosir yang sejahtera dengan tekanan pada penyiapan kalangan milenial, untuk menjadi tulang punggung penggerak pembangunan di daerah tersebut.

"Vandiko yang lulusan SMA St. Thomas, Medan ini diharapkan mampu menjadikan Samosir sebagai puteri cantik yang diminati oleh banyak wisatawan dunia," demikian Hermawi Taslim. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA