Rakornas PB dalam rangka penguatan koordinasi dan sinergitas penyelenggaraan penanggulangan bencana.
Salah satu rangkaian Rakornas PB tahun ini yakni pemberian penghargaan bidang penanggulangan bencana yang akan diberikan kepada pemerintah daerah, media, dunia usaha, masayarakat, dan perguruan tinggi.
Di tengah pandemi Covid-19, penyerahan penghargaan dilangsungkan secara langsung dan daring. Langsung dari Graha BNPB, Jl. Pramuka, Jakarta Timur, DKI Jakarta.
Dalam undangan BNPB No. Und-25/D.II/PK.01.03/03/2021, ada 13 provinsi yang menerima penghargaan penanggulangan bencana.
Yaitu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Bali, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
Selain pemerintah tingkat satu, sebanyak 13 kabupaten/kota juga menerima penghargaan serupa.
Yaitu, Kabupaten Bantul, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cilegon, Kota Padang, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kota Bontang, Kota Kupang, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Tabanan, Kota Ambon, Kota Sorong, dan Kota Tidore Kepulauan.
Selain pemerintah daerah, yang menerima penghargaan pada Rakornas PB adalah 194 media (nasional dan daerah) salah satunya adalah
RMOL.ID (Republik Merdeka Online).
Selanjutnya, ada dari kalangan atau lembaga usaha, perwakilan masyarakat, dan perguruan tinggi.
Penghargaan penanggulangan bencana oleh BNPB ini langsung diserahkan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo kepada perwakilan penerima.
Di lokasi acara Graha BNPB, terlihat hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhajir Effendy.
Doni Monardo dalam sambutannya kembali mengatakan, betapa perlunya kolaborasi pentahelix, dan mental tangguh bencana.
Mengutip pesan Presiden Joko Widodo, Doni Monardo mengatakan, kunci utama mengurasi resiko bencana adalah dengan pencegahan dan mitigasi.
"Bencana bukan untuk diratapi tapi dimitigasi," ujar Doni Monardo.
BERITA TERKAIT: