Artinya, perolehan suara pasangan calon Eri Cahyadi-Armuji yang diusung PDIP harus dominan dari pesaingnya, Machfud Arifin-Mujiaman.
Sejumlah strategi telah disiapkan untuk mencapai target tersebut. Di antaranya menggeber sosialisasi program Eri-Armuji oleh kader-kader di tingkat akar rumput.
Tak hanya program, capaian kerja hingga visi misi paslon yang diusung PDIP ini juga harus diketahui warga Surabaya.
"Ini dilakukan agar warga antusias mencoblos di hari pelaksanaan pilkada," kata juru kampanye PDIP, Dyah Katarina, dalam keterangannya, Senin (9/11).
Strategi lainnya adalah menurunkan tokoh-tokoh besar PDIP sebagai juru kampanye Eri-Armuji. Dikatakan Katarina, sejauh ini DPP PDIP telah mengutus empat pimpinan partai untuk membantu pemenangan Pilkada Surabaya.
Lanjutnya, salah satu yang diutus DPP PDIP adalah mantan walikota Surabaya, Bambang DH yang diyakini masih memiliki potensi besar mengeruk suara warga dengan catatan prestasinya memimpin Kota Pahlawan dulu.
"Ketika Pak Bambang menjabat sebagai walikota banyak perubahan yang dilakukan," katanya.
Katarina menambahkan, Bambang DH dulunya merupakan pimpinan Eri. Dengan mengajak serta Bambang berkampanye, dia optimistis, warga tidak ragu memilih Eri.
"Karena percaya kualitas Eri bakal setara dengan Pak Bambang," demikian Katarina.
BERITA TERKAIT: