Dalam survei Indo Barometer yang dilakukan 10-17 Oktober 2020, sebanyak 4,3 persen responden menyatakan sangat puas dengan kinerja Jokowi. Kemudian 60,3 persen responden mengatakan puas.
Sementara 31,3 persen responden menyatakan tidak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi dan 1,8 persen responden menyatakan sangat tidak puas.
"Yang menyatakan sangat puas dan puas itu 64 persen. Yang menyatakan tidak puas dan sangat tidak puas kalau digabung itu 33 persen. Jadi mayoritas itu masih puas," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari dalam merilis surveinya, Rabu (4/11).
Adda beberapa alasan yang mendasari publik merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Beberapa di antaranya karena Jokowi dinilai bekerja secara nyata, merakyat, dan banyak pembangunan infrastuktur.
Sementara masyarakat yang mengaku tidak puas menilai, kebijakan Presiden Jokowi menguntungkan pihak tertentu, persepsi banyak pekerja asing, perekonomian Indonesia menurun dan terbatasnya lapangan kerja.
Survei dilakukan dengan metode
multistage random sampling dengan 1.200 responden.
Margin of error sebesar ± 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%.
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner kepada WNI yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.
BERITA TERKAIT: