Pilkada Di Tengah Pandemi Bikin Petahana Ketiban Untung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Rabu, 14 Oktober 2020, 01:39 WIB
Pilkada Di Tengah Pandemi Bikin Petahana Ketiban Untung
Ilustrasi Pilkada 2020/RMOLNetwork
rmol news logo Kampanye Pilkada di saat pandemi Covid-19 memiliki banyak keterbatasan. Selain tak bisa menggelar pawai dan rapat akbar, pertemuan langsung dengan konstituen pun tak bisa melibatkan banyak orang.

Menurut pengamat politik dan komunikasi Universitas Negeri Karawang (Uniska), Eka Yusup, situasi tersebut akan memberi keuntungan tersendiri bagi kandidat petahana yang relatif sudah dikenal oleh warga, termasuk di Pilbup Karawang.

“Jelas sangat menguntungkan pihak incumbent,” ujar Eka kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (13/10).

Meski para kandidat Bupati dan Wakil Bupati masih bisa melakukan kampanye melalui media sosial, Eka meragukan metode kampanye daring akan efektif karena tak semua masyarakat Karawang memiliki smartphone atau mengakses internet dari personal computer (PC). Apalagi, lanjutnya, penetrasi internet di Kabupaten Karawang belum optimal.

“Internet belum menjangkau ke pelosok-pelosok desa. Selain itu kebanyakan warga yang sudah berusia lanjut memang gaptek (gagap teknologi) dengan internet atau android,” katanya.

Masih kata Eka, kondisi ini menuntut para calon buapti selain incumbent untuk bekerja ekstra keras meraih kepercayaan publik. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA