Hadiah Rp 10 juta itu akan diberikan Alzier jika ada yang punya bukti keterlibatan pejabat dalam Pilkada Pesawaran 2020.
"Siapa saja yang punya foto bukti keterlibatan pejabat terlibat pilkada, saya kasih Rp 10 juta," kata Alzier usai bertemu Plt Bupati Eriawan, Selasa (29/9), dikutip
Kantor Berita RMOLLampung.
Menurut mantan Ketua DPD Golkar tiga periode itu, sayembara tersebut untuk memacu semangat masyarakat ikut berpartisipasi mengawasi para pejabat agar tidak berpolitik praktis.
Alzier juga titip pesan agar Eriawan bertindak tegas tanpa pandang bulu kepada siapa saja ASN yang terbukti ikut berpolitik untuk memenangkan salah satu calon.
Tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran ini juga secara terang- terangan menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Kepala Daerah, M. Nasir–Naldi Rinara.
Bahkan Alzier mengatakan akan ikut meminta masyarakat, bila perlu sampai menangis, agar memilih M. Nasir dan Naldi jadi Bupati Pesawaran periode 2020-2025.
Dia yakin Pesawaran dapat lebih maju jika dipimpin putra daerah. Alzier yakin putra daerah punya rasa memiliki yang lebih kuat untuk kemajuan dan kesejahteraan daerahnya.
"Kalau ada yang bilang M Nasir bukan putra Pesawaran itu mah orang sakit, suruh berobat ke rumah sakit jiwa di Negerisakti,†ujarnya.
Alzier juga mengaku kecewa terhadap kepemimpinan selama ini karena tak berhasil membangun Kabupaten Pesawaran. "Masak cuma bangun tugu saja," kritiknya.
Lebih lanjut, Alzier menegaskan, sayembara yang dibuatnya adalah untuk mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi jalannya pesta demokrasi di Pesawaran.
"Hadiah tersebut buat memacu semangat masyarakat ikut mengawasi agar para pejabat tidak berpolitik praktis dengan mendukung salah satu paslon peserta pilkada," tuntasnya.
BERITA TERKAIT: