BUMD DKI Harus Kerja Lebih Keras Untuk Bantu Pulihkan Dampak Pandemik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Rabu, 02 September 2020, 11:54 WIB
BUMD DKI Harus Kerja Lebih Keras Untuk Bantu Pulihkan Dampak Pandemik
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, saat memimpin Rapat Komisi B dan C di Restoran Pulau Dua, Senayan/Istimewa
Kecil Besar
rmol news logo Penyertaan Modal Daerah (PMD) yang diberikan pemerintah untuk sebagian besar BUMD milik Pemprov DKI Jakarta harus diselaraskan dengan profit yang produktif.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, saat evaluasi laporan Pertanggungjawaban Penggunaan APBD (P2APBD) tahun anggaran 2019 di hadapan 17 BUMD.

Pria yang karib disapa Pras ini menilai, di tengah kondisi pandemik saat ini semua pihak harus bekerja lebih keras.

"Dengan kinerja itu diharapkan BUMD yang ada dapat memberikan dividen yang signifikan untuk pemerintah," ungkap Prasetio lewat akun Twitter pribadinya yang dikutip Redaksi, Rabu (2/8).

Pras menilai, pandemik Covid-19 ini memang tak pernah diduga sebelumnya. Karena itu, butuh kerja sama semua pihak untuk saling bahu-membahu dan gotong royong.

"Berpikir lebih keras untuk mengalokasikan anggaran ekstra dalam penanganan dan pemulihan atas dampak pandemik yang terjadi," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan ini berharap evaluasi yang diberikan menjadi bahan perbaikan bagi manajemen penganggaran yang dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta di tahun mendatang.

Adapun rapat rapat kerja Komisi B dan Komisi C DPRD DKI Jakarta untuk membahas laporan P2APBD digelar Selasa kemarin (2/9) di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat. rmol news logo article

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA