Purnomo yang berencana mundur karena pandemik virus Corona pun tetap mengantongi rekomendasi Pilkada Solo. Dalam Pilkada Solo, Purnomo dipasangkan dengan Teguh.
Pertanyaan utama yang muncul dari keputusan DPC PDIP Solo tersebut adalah nasib putera Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang juga ingi maju sebagai calon wali kota.
Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto enggan berkomentar banyak soal hal tersebut. Dia mengaku, sama sekali tidak mengetahui surat pengunduran diri Purnomo.
"Lha saya ndak tahu, saya tidak membaca suratnya Pak Purnomo," ujar Bambang kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (7/6).
Selain itu, kata Bambang, DPC PDIP Solo masih belum memberikan laporan resmi terkait keputusannya itu.
"Belum ada info apapun dari DPC Solo soal tersebut, saya juga tidak membaca surat resminya DPC partai," demikian anggota DPR RI ini.
BERITA TERKAIT: