Kondisi makin tak menentu lantaran posisi Indonesia bukan kategori negara maju dengan cadangan devisa mapan. Karena itu, dibutuhkan kerja sama semua pihak untuk saling bahu-membahu mengatasi dampak pandemik ini.
Demikian disampaikan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Sutrisno Bachir saat memberikan sambutan di acara Rakernas I DPP PAN yang disiarkan secara daring, Selasa (5/5).
"Sebelum corona saja ekonomi kita sudah lambat. Pemerintah kita akan sulit menghadapi situasi ini karena kita bukan seperti Amerika Serikat yang bisa mencetak uang dolar, kita bukan China yang mempunyai cadangan devisa cukup besar," kata Sutrisno Bachir.
"Jadi ini adalah problem yang besar bagi bangsa kita. Kita semua, elemen bangsa yang di partai, demikian juga seluruh rakyat Indonesia harus bahu-membahu mengatasi persoalan ini," imbuhnya menegaskan.
Sutrisno Bachir pun meminta seluruh kader PAN di Tanah Air untuk proaktif membantu masyarakat terdampak Covid-19. Dengan demikian, PAN turut ambil bagian meringankan beban negara sekaligus membantu pemerintah.
"Kita lupakan sejenak persaingan politik, karena 2024 masih panjang. Kita mungkin bisa prioritas untuk membantu pemerintah mengatasi persoalan bangsa ini," tandasnya.