Indef: Setiap Kebijakan Akan Berdampak Terhadap Ekonomi Yang Lebih Besar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Selasa, 31 Maret 2020, 09:54 WIB
Indef: Setiap Kebijakan Akan Berdampak Terhadap Ekonomi Yang Lebih Besar
Ekonomom Indef, Enny Sri Hartati/Net
rmol news logo Pakar ekonomi dari Institute Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati, mengingatkan pemerintah bahwa yang harus dilakukan adalah pencegahan dalam penanganan wabah Covid-19. Bukan mementingkan aspek ekonomi.

“Seharusnya konsen pemerinta menyelesaikan masalah kesehatannya, kenapa tiba-tiba kok malah ekonomi duluan?” ujar Enny kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (31/3).

Kebijakan darurat sipil atau pembatasan sosial skala besar akan sia-sia jika pemerintah tidak mampu mengatasi atau melakukan upaya pencegahan yang matang. Maka, setiap kebijakan yang dikeluarkan akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih besar.

“Selama aturan tidak punya korelasi yang signifikan terhadap pengendalian Covid-19, maka itu bisa dan punya dampak ekonomi yang besar. Selama kebijakan itu tidak efektif, kebijakan darurat sipil atau lainnya tidak akan berefek pada (penanganan) Covid-19,” jelasnya.

Soal keputusan pemerintah yang tidak mengeluarkan kebijakan karantina wilayah dan lebih memilih untuk menerapkan darurat sipil, menurut Enny, ada konsekuensi ekonomi yang dipikul pemerintah.

“Jaga jarak atau sosial distancing maksimal enggak? Pemerintah tidak mau karantina wilayah karena harus memberikan kompensasi kepada masyarakat, kalau darurat sipil nothing. Saya kelaparan, siapa yang bertanggung jawab? Ini enggak konsisten,” tegasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA