Pasalnya, Instruksi Gubernur, pemantauan dan pengawasan terduga pasien, serta imbauan-imbauan dari Gubernur DKI Jakarta telah membuat warga di DKI lebih tenang menghadapi virus mematikan asal Wuhan, China tersebut.
“Meski belum sempurna, Jakarta sudah memiliki protokol penanganan virus corona,†terang politisi Partai Demokrat Andi Arief kepada redaksi, Rabu (4/3).
Andi Arief mengurai bahwa teknologi yang ada akan membantu melengkapi protokol yang sudah dibuat Anies Baswedan menjadi sempurna.
Dia menyarankan agar keramaian di sejumlah tempat, mulai dari gedung, pasar, mall, hingga sekolah dan hotel dibuat standar yang baku dan dilakukan pemeriksaan.
“Aktivitas bisa jalan jika ada SOP (Sistem Operasional Prosedur). Sehingga Jakarta bukan kota mati,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: