Begitu dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono dalam penjelasannya.
Selain itu, sebutnya, Jokowi juga sosok yang ikhlas lahir dan bathin menjadi pelayan rakyat.
“Kang Mas Joko Widodo itu dalam melakukan tugas tugas sebagai presiden selalu mendedikasikan dirinya pada Yang Maha Kuasa. Dalam hal ini semata-mata hanya untuk rakyat,†ujarnya.
Menurut Arief Poyuono, ada perbedaan signifikan antara Jokowi dengan para pendahulunya.
Karier Jokowi hingga ke pusat kekuasaan, sebutnya, mengalir begitu saja sekehendak Yang Maha Kuasa.
“Beda dengan presiden pendahulunya yang sudah bisa terbaca atau tergambar namanya bakal jadi presiden,†kata dia.
“Hanya Joko Widodo yang namanya tiba-tiba muncul tanpa pernah diduga. Ini kalau bukan karena ke hendak Yang Maha Kuasa tidak mungkin terjadi,†sambungnya.
Dengan demikian, Arief Poyuono mengatakan, Menteri Sekretaris Negara Pramono Anung salah besar melarang Jokowi ke Kediri.
Arief Poyuono menambahkan, dia menjamin Jokowi akan baik-baik saja bila setelah berkunjung ke Kediri.
“Kalau besok dia pergi ke Kediri pasti Kang Mas Joko Widodo akan bisa menyelesaikan masa jabatannya hingga tahun 2024. Asal jangan pernah berkhianat dengan Yang Maha Kuasa,†demikian Arief Poyuono.
BERITA TERKAIT: