Soal Cawagub DKI, Lieus Sungkharisma: Elite Partai Gerindra Harus Meniru Sikap Dasco

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yelas-kaparino-1'>YELAS KAPARINO</a>
LAPORAN: YELAS KAPARINO
  • Rabu, 08 Januari 2020, 22:10 WIB
Soal Cawagub DKI, Lieus Sungkharisma: Elite Partai Gerindra Harus Meniru Sikap Dasco
Sufmi Dasco Ahmad
rmol news logo Kontroversi penentuan siapa sosok pendamping Anies Baswedan untuk menduduki jabatan Wakil Gubernur DKI, kembali mencuat pasca banjir besar melanda Jakarta awal tahun ini.

Sejumlah nama kembali digadang-gadang elit partai pendukung untuk bisa segera ditetapkan sebagai Wagub DKI. Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi bahkan menargetkan wakil gibernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno harus sudah terpilih pada Januari 2020.

Maraknya kembali pembahasan mengenai sosok Wagub DKI itupun mengundang perhatian sejumlah pihak, tak terkecuali koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma.

Lieus bahkan mendesak semua elit partai untuk menyerahkan saja pilihan pada Anies saja. “Sebab nantinya Anies-lah yang akan bekerja dengannya Cawagubnya. Jadi Anies pasti tau siapa Calon Wagub yang bisa bekerjasama dengannya,” ujar Lieus.

Pernyataannya itu, tambah Lieus, didasarkan pada kenyataan masih kuatnya tarik menarik antara elit partai pendukung Cawagub. “Tak hanya antara PKS dan Gerindra, bahkan di dalam elit Partai Gerindra sendiri tarik menarik itu masih sangat kuat terjadi. Padahal Pak Prabowo sendiri sudah menyetujui empat nama untuk diusulkan sebagai Cawagub,” kata Lieus.

Dalam soal Cawagub DKI ini, Lieus berharap para elit Partai Gerindra meniru sikap kenegarawanan Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. “Pak Dasco itu sudah meminta agar elite Gerindra Jakarta jangan hanya memperkenalkan nama Ahmad Riza Patria sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI. Sebab ada empat nama yang diusulkan dan sudah disetujui Pak Prabowo,” ujar Lieus.

Seperti diketahui, kepada Pers Dasco memang mengingatkan elite Gerindra DKI untuk memperkenalkan semua figure Cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno. “Ingat, Cawagub yang diusulkan Partai Gerindra bukan hanya Riza Patria tapi ada empat orang. Mereka adalah, Sekda DKI Jakarta Saefullah, Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono, dan Ketua DPP Partai Gerindra Riza Patria,” tutur Dasco.

Lieus mengaku sependapat dengan pernyataan Dasco itu. “Benar pak Dasco itu. Wong calonnya ada empat, masak yang dikenalkan cuma satu. Mestinya ya keempat-empatnyalah. Dengan demikian tak ada kesan kalau Gerindra sengaja menggiring opini publik hanya pada satu calon,” tutur Lieus.

Apalagi Partai Gerindra, kata Lieus, dengan persetujuan Prabowo Subianto selaku Ketua Umumnya, secara resmi memang sudah menyodorkan empat nama kandidat Cawagub untuk mendampingi Gubernur Anies di sisa masa jabatannya yang sekitar dua setengah tahun lagi.

“Saya pikir, kalau sudah begitu serahkan saja pilihannya pada pak Anies siapa yang menurutnya bisa diajak kerjasama membangun Jakarta. Tinggal nanti DPRD hanya ketok palu saja. Jadi gak perlu ribet dan membuang-buang waktu,” ujarnya.

Lieus menegaskan, berlarut-larutnya penetapan Cawagub DKI memang lebih dikarenakan adanya persoalan tarik menarik kepentingan di antara elit partai pendukung. Sebagai akibatnya, ujar Lieus, rakyat Jakarta ini yang jadi korban.

“Lagian kasihan pak Anies. Lihat saja ketika banjir melanda Jakarta kemarin, dia harus bekerja pontang-panting kesana-kemari sendirian karena gak punya wakil,” tegasnya.  rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA