Ricuh Saat Penggusuran Di Tamansari Harus Dievaluasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 13 Desember 2019, 16:14 WIB
Ricuh Saat Penggusuran Di Tamansari Harus Dievaluasi
Alat berat/Net
rmol news logo Penggusuran rumah deret Tamansari, Bandung, Jawa Barat berujung ricuh viral dan jadi pergunjingan publik.

Wakil Ketua MPR Arsul Sani buka suara soal kejadian itu. Dia meminta ada evaluasi terhadap prosedur pelaksanaan giat penggusuran.

"Kenapa kok sampai terjadi keributan. Saya juga menyaksikan video yang viral itu. Itu penyebabnya apa, saya kira itu harus diusut tuntas," kata Arsul di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (13/12).

Selain itu, Arsul juga meminta Polri untuk mengevaluasi penanganan massa dalam penggusuran itu jika ada dugaan kuat terdapat oknum polisi yang bertindak represif.

Saat ricuh kemarin, polisi juga menembakkan gas air mata ke arah warga yang mengadang penggusuran.

"Kalau petugasnya dari polresta katakanlah, Kapolda Jabar harus lakukan evaluasi. Apakah ada pelanggaran SOP atau tidak," jelasnya.

Penggusuran rumah deret Tamansari Bandung berujung ricuh. Warga menolak penggusuran hingga berujung bentrok dengan Satpol PP.

Dalam penggusuran itu, polisi juga sempat menembakkan gas air mata ke arah warga yang menghadang. Berbagai pihak kemudian mengecam proses penggusuran tersebut. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA