"Sebetulnya saya dalam posisi yang terjepit, saya sebetulnya juga tidak ingin maju (Munas Golkar)," ujar Bamsoet kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (26/11).
Ia mengaku ada sejumlah komitmen yang tidak dipenuhi pada rekonsiliasi di internal partai berlambang beringin itu. Bamsoet mengatakan, para pendukungnya tidak ditempatkan di posisi yang tepat.
"Ada beberapa yang dicopot pimpinan komisi dan digeser dari komisi (DPR) yang mereka geluti sekarang. Pendukung utama saya digeser dari komisi IV yang sudah puluhan tahun di sana ke komisi 9 atau 10 saya lupa," paparnya.
Kendati begitu, Bamsoet siap menerima jika kekalahan berpihak kepadanya. Sebab, kata dia yang menjadi pemenang pada Munas Golkar nanti adalah yang terbaik bagi partai Golkar.
"Justru pergolakan membuktikan yang terbaik nanti yang kita persilakan untuk memimpin partai Golkar. Mana tahu pak Airlangga yang terbaik, ya silakan," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: