Diungkap oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, 15 negara tersebut mendorong agar RCEP dapat ditandatangani pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.
Namun, selain 10 negara ASEAN dan 5 negara mitra ASEAN, ada India yang dengan alasan persoalan dalam negeri menolak untuk ikut menyepakati RCEP.
Ketidakikutsertaan India, sambungnya, akan mempengaruhi RCEP. Bahkan menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, ketidakhadiran India juga akan mempengaruhi negosiasi perdagangan ke depan.
"Jika kita berbicara mengenai RCEP 16 (dengan India), maka kita akan berbicara 32,2 persen GDP (Gross Domestic Product) dunia. Kalau RCEP 15 (tanpa India), maka jadi 29,4 persen," jelas Retno.
Selain GDP, populasi dalam RCEP 16 juga akan mencapai hampir setengah populasi di dunia, yakni 47,4 persen. Sedangkan bila tanpa India hanya akan 29,4 persen mengingat India punya 1,43 miliar penduduk.
"Jadi ini yang akan menjadi tantangan," tambah Retno.
BERITA TERKAIT: