
Ribuan masyarakat hadir berjubel di Kantor DPP PKS, Jakarta, pada Sabtu (26/10). Mereka datang untuk menyaksikan acara budaya, pagelaran wayang yang dibawakan dalang ternama Ki Warseno Slank dan menghadirkan seniman ludruk, Abah Kirun.
“Atas nama Presiden PKS (Sohibul Iman), kami ucapkan selamat datang. Ini rumah bapak dan ibu semua,†tegas Sekjen PKS Mustafa Kamal menyambut warga yang datang sebagaimana keterangan tertulisnya, Minggu (27/10)
Pagelaran wayang merupakan tanda bahwa PKS tengah menikmati suasana yang ada dan tidak sedang ribut memikirkan politik kekuasaan. Mustafa mengurai, saat ini di dunia perpolitikan nasional sedang ada wajah yang bersinar dan sedang ada wajah yang banyak pikiran.
"Di tengah orang-orang tengah banyak pikiran kita bisa wayangan. PKS adalah partai yang paling santai saat ini. Di sana juga sedang ada lakonnya. Nah kalau disini lakonnya Wisanggeni Gugat," ujarnya.
Adapun lakon ini sengaja dimainkan sebagai bentuk peringatan Sumpah Pemuda dan persiapan PKS menjadi oposisi pemerintah. Baca:
Bersiap Jadi Oposisi, PKS Bakal Resapi Cerita "Wisanggeni Gugat""Kita terus gelorakan semangat pemuda Indonesia untuk membangkitkan negeri ini. PKS meski di luar pemerintahan insyaallah terdepan membangun negeri ini," urai politisi asal Sumatera Selatan ini.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: