Banyak Wajah Baru, Ombudsman RI Wanti-Wanti Jokowi Soal Potensi Maladministrasi Kabinet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 24 Oktober 2019, 23:17 WIB
Banyak Wajah Baru, Ombudsman RI Wanti-Wanti Jokowi Soal Potensi Maladministrasi Kabinet
Kabinet Indonesia Maju/Net
rmol news logo Ada beberapa hal baru yang terjadi di kabinet Presiden Joko Widodo pada periode keduanya. Mulai dari perubahan nomenklatur, pembentukan organisasi baru, hingga yang paling mencolok adalah wajah-wajah baru menteri Kabinet Indonesia Maju.

Perubahan ini menjadi perhatian Ombudsman Republik Indonesia. Anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala menilai perlu adanya kerja-kerja administrasi oleh birokrasi terkait untuk menyusun standar operasional teknik kerja (SOTK) baru.

"Demikian pula harus segera diselesaikan masalah-masalah mulai dari migrasi data, migrasi SDM, hingga migrasi aset, harmonisasi ketentuan atau peraturan juga perlu segera dilakukan," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Kamis (24/10).

Menurutnya, penataan ulang rencana strategis pemerintah juga perlu dilakukan mengingat terdapat visi politik Presiden Jokowi yang berubah dibanding periode sebelumnya.

Sebab, menjadi tidak wajar apabila dalam prosesnya ke depan justru timbul maladministrasi.

"Maladministrasi tentu tidak diharapkan terjadi apalagi bila dilakukan oleh instansi ke instansi yang memiliki fungsi penyelenggara pelayanan publik. Adanya keterlambatan, kesalahan, ketidakpatutan, hingga yang berujung pada kegagalan memberikan layanan, perlu dihindari oleh Presiden Jokowi," tandasnya. rmol news logo article 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA