Menurut Prabowo, saat ini yang lebih utama adalah persatuan untuk kepentingan bangsa.
Pun demikian dengan kemungkinan koalisi antarkeduanya. Bagi Prabowo, kemungkinan tersebut bisa terjadi asal demi kepentingan bangsa.
"Kalau kami diperlukan, kami siap," ujar Prabowo usai pertemuan.
Bahkan jika benar-benar bergabung dengan pemerintah, salah satu fokusnya adalah soal pertumbuhan ekonomi.
"Kami siap beri gagasan optimis, kami yakin bisa bantu ekonomi
double digit," tegas Prabowo yang berdiri di samping Jokowi.
Di sisi lain, ia juga menegaskan sikap Gerindra jika tak bergabung dengan pemerintah.
"Kalau tidak masuk kabinet, kami jadi
check and balance, penyeimbang," lanjutnya.
Keduanya melakukan pertemuan secara tertutup sekitar 30 menit. Yang menarik, Prabowo dan Jokowi kompak mengenakan pakaian atasan serba putih. Prabowo pun memastikan hubungan keduanya tetap baik meski sudah berhadapan di Pilpres selama dua kali, yakni Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.
"Hubungan kami baik, bisa disebut mesra lah," tutupnya.
BERITA TERKAIT: