Menjelang dini hari, terjadi fenomena menarik, pasalnya sekelompok pemuda yang mengatasnamakan warga sekitar Pasar Palmerah ikut aksi.
Hanya saja, hingga saat ini hampir tak terlihat mahasiswa yang masih berada di sekitaran lokasi.
Mereka sesekali maju dan mundur untuk melawan aparat kepolisian yang menembaki gas air mata ke arah mereka.
Mereka juga melakukan pengrusakan dan pembakaran Pos Polisi di dekat Stasiun Palmerah. Bahkan, berdasarkan pengakuan salah seorang massa aksi, beberapa unit kendaraan sepeda motor yang terparkir di depan Pos Polisi itu pun jadi sasaran amukan dan hangus terbakar.
Pantauan
Kantor Berita Politik RMOL di lokasi sekitar pukul 01.31 WIB, massa mulai berlarian saat dipukul mundur oleh aparat kepolisian.
Bahkan, gas air mata juga menimpa para pedagang yang berjualan di Pasar Palmerah.
BERITA TERKAIT: