Seorang peserta aksi, Kristiyani menjelaskan bahwa MPD membantu perjuangan memperbaiki sistem hukum Indonesia lewat jalanan, lantaran tidak bisa ikut membahas di kursi pemerintahan,
"Kami mungkin tidak bisa duduk di kursi pemerintahan, tapi kami bisa memperjuangkannya di sini,†tegasnya.
Unjuk rasa ini bertajuk aksi budaya. Peserta aksi wanita mengenakan pakaian adat sebagai tanda bahwa mereka tidak mewakili kelompok tertentu dan menyuarakan suara rakyat Indonesia.
“Kami mewakili keberagaman Indonesia," ujar Kristiyani.
Dalam aksi ini, mereka membawa spanduk bertuliskan "Masyarakat Penegak Demokrasi Demi Demokrasi Sehat, Dukung Revisi UU KPK, Mendorong DPR RI Segera Voting Capim KPK Baruâ€.
Peserta aksi yang merupakan gabungan mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta itu juga membagi-bagikan bunga mawar merah kepada para pengguna jalan yang tengah melintas. Bunga ini menjadi simbol dukungan agar UU KPK di revisi demi penguatan sistem hukum di Indonesia.