"Ibunda tercinta, Hj Siti Habibah lahir di Termas di lingkungan pondok pesantren Tremas Pacitan. 87 tahun yang lalu di tempat saya juga dilahirkan. 38 tahun almarhumah Ibunda Siti Habibah tinggal di Pacitan, kemudian hijrah ke Biltar Jawa Timur selama lebih kurang 38 tahun," ujar SBY di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8).
Hampir 12 tahun belakangan ibunya tinggal di Cikeas. Sejak saat itu hingga menghembuskan nafas terakhirnya, sang Ibunda masih berdomisi di Puri Cikeas. SBY sendiri adalah anak tunggal.
"Saya sebagai anak tunggal mengenang almarhumah ini sosok wanita yang sangat religius, bersahaja, keras dalam prinsip, kuat dalam menjalani cobaan dan tantangan kehidupan, dan kuat pula dalam tirakat dan ikhtiar sepanjang hidupnya," tutur SBY.
Lebih lanjut, SBY meyakini bahwa sifat-sifat sang Ibunda akan menularkan spirit dan menginspirasi bagi dirinya serta anak cucu almarhumah, terutama dalam mengarungi bahtera kehidupan.
"Itulah kenangan kami yang indah terhadap almarhumah. Ibunda tersayang selamat jalan. Menghadaplah kepada Sang Khalik dengan tenang dan damai," demikian SBY.
BERITA TERKAIT: