Menurut Mardani, anak muda masuk politik adalah hal yang baik dan perlu didukung.
Namun ia menilai, alangkah baiknya bila jabatan penting dalam wilayah di daerah diberikan kepada mereka yang sudah malang melintang serta memiliki pengalamannya dalam memimpin suatu wilayah maupun perpolitikan di tanah air.
"Anak muda baik mengajukan. Tetapi, saya menyatakannya yang lebih baik bagi mereka yang sudah aktif di partai politik ataupun pelayanan publik," ucap Mardani di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7).
Terlepas dari itu, Mardani setuju bila anak muda harus tampil di peta perpolitikan tanah air dan sangat mengapresiasi bila Gibran memang berkeinginan untuk maju sebagai calon kepala daerah.
Karena menurutnya, fungsi regenerasi tokoh-tokoh politik dan tokoh bangsa seperti ini dibutuhkan Indonesia dalam untuk melanjutkan pembangunan negara dan menjawab tantangan global dimasa depan.
"Gibran dan Kaesang itu anak muda, dua-duanya bagus. Buat saya saatnya kita percaya kepada anak muda," tuturnya.
Diketahui sebelumnya, survei calon wali kota Solo dilakukan Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta. Survei menguji tiga kategori, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas. Tingkat pengenalan Gibran sama dengan petahana Achmad Purnomo yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Surakarta yaitu 90 persen.
Di urutan ketiga ada Kaesang dengan persentase popularitas 86 persen, dan di urutan keempat ada nama Teguh Prakosa yang merupakan Ketua DPRD Kota Surakarta dengan angka 49 persen.
BERITA TERKAIT: