Saat berbincang dengan Prabowo, ia memberikan petuah soal pemimpin yang amanah melalui analogi keranjang yang berisi berbagai peralatan seperti pisau, bunga, buah, dan pena.
Seorang pemimpin yang amanah, kata UAS, bisa menempatkan posisinya sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas.
"Yang pisau Bapak berikan ke anak muda, maka mereka akan pergi ke hutan berburu. Yang buah, Bapak berikan kepada anak-anak supaya mereka makan buah, fresh," kata UAS, Kamis (11/4).
"Yang bunga Bapak berikan kepada anak gadis supaya bisa diberikan kepada suaminya kelak yang sudah menikah. Sedangkan pena bapak berikan kepada ulama supaya bisa menulis," sambungnya.
Kendati demikian, pemimpin yang tidak amanah tak akan bisa menempatkan posisinya sesuai dengan semestinya. Hal itu yang ia tekankan kepada Prabowo.
"Jangan Bapak berikan pisau kepada anak kecil karena itu akan melukai," paparnya.
Selain amanah, UAS juga menekankan kepada Ketum Gerindra ini agar bisa bersikap adil.
"Pesan kedua dari Allah, adil. Jangan Bapak beri terlalu besar, bapak lihatlah dengan keadilan," tandasnya.
BERITA TERKAIT: