Pembagian Kursi Menteri Prabowo-Sandi Berpotensi Sentimen Negatif

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 04 April 2019, 09:50 WIB
Pembagian Kursi Menteri Prabowo-Sandi Berpotensi Sentimen Negatif
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Net
rmol news logo Bocoran pembagian kursi menteri kabinet Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang disampaikan Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo bisa saja dinilai masyarakat sebagai politik dagang sapi.

Pengamat komunikasi politik asal Univesitas Gadjah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad menyayangkan bukan profil menteri yang cocok dan sesuai dengan visi-misi yang diangkat ke publik.

"Mestinya bukan bahas itu, lebih bagus profil sosok menteri yang dibutuhkan untuk jalankan, capai visi dan misi daripada bahas jatah menteri. Pola bagi-bagi jatah menteri ini seperti politik dagang sapi," ujar Nyarwi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/4).

Ia khawatir jika dibiarkan mempengaruhi soliditas partai-partai politik di dalam koalisi Prabowo-Sandi mendekat hari H Pemilihan Presiden 2019 yang kurang dari dua pekan.

"Dan bisa memunculkan sentimen negatif atau bahkan menggerus elektabilitas Prabowo-Sandi," terang Nyarwi.

Hashim blak-blakan menyebutkan pembagian kursi menteri bagi partai koalisi.

"Saya kira itu antara saya dengan kakak saya. kita kan sudah sepakat dengan PAN ada 7 menteri untuk PAN, 6 untuk PKS, partai lain masih diskusi. Itu sudah jelas," ungkapnya di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, Senin (1/4) pekan lalu.rmol news logo article 
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA