Itu sebabnya, BPN secara terus-menerus melakukan penelusuran guna mengetahui adanya DPT bermasalah yang tersebar di beberapa wilayah.
"Ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengadu baik BPN ataupun KPU seolah-olah kami mendelegitimasikan KPU. Ini tidak ya, kami punya niat baik maksud baik, kami ingin pemilu berlangsung demokratis dan berkualitas," jelas politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, Senin (1/4).
Dia mengatakan, permasalahan pemilu erat hubungannya dengan DPT yang kerap bermasalah. Karenanya, dengan pertemuan-pertemuan yang digelar, BPN menilai KPU harus bekerja sama demi terselenggaranya pemilu yang benar-benar bertanggung jawab.
"Pemilu ini penting, harus berkualitas. Kita punya tanggung jawab yang sama. Kami pasangan calon, kami partai politik ingin pemilu berkualitas. Perlu diketahui dari periode-periode sebelumnya pemilu dan pilkada masalah yang selalu terulang adalah masalah DPT, itu masalah klasik," beber Riza.
Dia menambahkan, dengan waktu pemungutan suara yang tinggal 16 hari KPU dapat memerhatikan sungguh-sungguh masalah DPT.
BERITA TERKAIT: