Kritik Rizal ini menanggapi pidato kerakyatan Jokowi di SICC, Sentul, Bogor, kemarin malam (Minggu, 24/2).
"Jadi kebiasaan Presiden Jokowi over klaim dan meniadakan prestasi orang lain ini menunjukkan sikap kurang ksatria, saya mohon maaf," ujar bang RR, biasa disapa di kawasan Tebet, Jakarta, Senin (25/2).
Rizal pun menyindir tidak heran jika bawahan ikut-ikutan melakukan glorifikasi. Sebab Jokowi sendiri terbiasa begitu.
"Jadi luar biasa. Kalau bosnya melakukan glorifikasi, anak buahnya juga ikutan glorifikasi. Biasanya kan yang meng-glorify itu kan orang lain seperti pengamat, analis, jadi bukan yang bersangkutan yang melakukan glorifikasi," tegasnya.
Kendati demikian, Rizal mengapresiasi program pemerintah Jokowi seperti di bidang infrastruktur. Rizal mengakui dari sekian banyak proyek infrastruktur yang dibangun empat tahun terakhir, sebagian bermanfaat buat rakyat.
"Sebagian mempunyai nilai strategis terutama untuk mengurangi ketimpangan Jawa dan luar Jawa," pungkas RR.
[wid]
BERITA TERKAIT: