“Sehingga masyarakat yang kebagian tanah adalah 1,3 juta orang,†terang Pengurus DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Viktor S Sirait dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/2).
Menurutnya, pilihan Jokowi membagi lahan konsesi hutan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang kurang beruntung.
"Ini bukti Jokowi pro masyarakat kecil, masyarakat kurang beruntung yang terpinggirkan selama ini," jelasnya.
Dia yakin pemberian lahan juga akan membantu negara dalam memenuhi ketahanan pangan nasional. Sebab, lahan tersebut menjadi produktif untuk lahan pangan. Apalagi, Jokowi menargetkan akan membagikan 12,7 hektare lahan kepada rakyat.
"Andai lahan ini ditanami padi dengan asumsi produksi per hektare 6 ton, dua kali panen per tahun, maka jika ada lahan seluas 12,7 juta hektare akan ada peningkatan produksi beras yang cukup signifikan,†tegas Viktor.
“Jika lahan itu digunakan dengan benar, maka akan ada 6,3 juta keluarga yang kurang beruntung akan meningkat drastis pedapatannya," ucapnya,†sambungnya.
Pernyataan Viktor ini berkaitan dengan terungkapnya jumlah lahan yang dimiliki calon presiden, Prabowo Subianto dalam debat kedua Pilpres 2019.
Rival Prabowo, Jokowi mengungkap bahwa ketua umum Gerindra itu memiliki lahan seluas 220.000 hektare di Kalimantan Timur dan 120.000 hektare di Aceh Tengah.
“Jika ini dibagi ke masyarakat maka akan ada 170.000 masyarakat yang mendapatkan tanah dengan masa pakai 35 hingga 50 tahun," ujarnya.
[ian]