"Karena semalam sifatnya bukan hafalan gitu," kata Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidhowi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (18/2).
Terpenting, menurutnya, pesan yang ingin disampaikan Jokowi sudah tepat. Bahwa terdapat perbaikan dari kepemimpinannya selama empat tahun ini.
"Paling tidak yang ingin disampaikan oleh Pak Jokowi konteksnya sudah tepat dan pas. Soal data ada kekeliruan angka statistik itu biasa saja dari semakin banyaknya persoalan yang harus dihafal," jelas Baidhowi.
Dia memastikan bahwa soal hafalan angka bukanlah hal mudah untuk dilakukan oleh seorang kepala negara.
"Terus terang saja, saya sebagai anggota DPR untuk menghafal data keseluruhan di komisi saya perlu waktu, apalagi data seluruh Indonesia," ujar Baidhowi yang juga anggota Komisi II.
[wah]
BERITA TERKAIT: