Hal itu sebagaimana survei terbaru yang dirilis Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), Sabtu (16/2).
Dalam survei ini, tingkat pengenalan warga di dapil DKI 1 terhadap Habiburokhman terbilang tinggi. Sebanyak 33, 32 persen warga mengaku mengenal ketua dewan pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) tersebut.
Dia hanya kalah terkenal dibanding politisi PPP, Achmad Fauzan yang berada di posisi teratas dengan 33, 56 persen.
Habiburokhman menjadi yang pertama saat survei menelisik tingkat keterpilihan caleg lewat pertanyaan spontan ke responden. Sebanyak 12,7 persen menyatakan memilih Habiburokhman, 9,1 persen Achmad Fauzan, dan 7,6 memilih politisi Golkar Bambang A Wiyogo.
Hasil tak jauh berbeda ditunjukkan pada tingkat keterpilihan caleg dengan menggunakan simulasi kartu kepada responden. Habiburokhman 19,2 persen, Achmad Fauzan 9,2 persen, dan Bambang A Wiyogo 8,3 persen.
Secara keseluruhan, survei merekam bahwa dari 6 kursi yang diperbutkan, PDIP dan Gerindra mendapat dua kursi, Golkar 1 kursi, dan satu kursi lain diperebutkan antara Demokrat dan PPP.
Survei LKPI dilakukan di tiap Dapil di DKI Jakarta. Adapun sampel tiap dapil di DKI Jakarta sebanyak 750 orang. Mereka dipilih dengan metode
multistage random sampling.
Responden yang terpilih pun diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu
kelurahan yang terdiri hanya dari 10 responden. Adapun survei yang dilakukan pada tanggal 22 Januari sampai 8 Februari 2019 ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 2,06 persen.
[ian]
BERITA TERKAIT: