“Kalau ada bukti sebetulnya bagus diungkapkan ke publik faktanya. Jangan sampai Jokowi menyebarkan
hoax kalau kemudian tuduhan itu enggak benar,†kata Analis Politik Pangi Syarwi kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/2).
Pasalnya, Pangi yakin, Jokowi tak asal menuduh tanpa memiliki data dan fakta soal diksi propaganda Russia yang digunakan oleh tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.
“Karena tuduh menuduh tidak bisa hanya pakai asumsi, persepsi dan menurut pikiran sendiri,†ujar Pangi.
Propaganda yang dimaksud Jokowi adalah teknik Firehouse of Falsehood yang juga digunakan Donald Trump guna menarik perhatian masyarakat dengan menyebarkan
hoax, ketakutan, hingga pemberitaan-pemberitaan yang remeh.
[hta]
BERITA TERKAIT: