Anggota Komisi I DPR, Effendi Simbolon memandang, pemerintahan Jokowi sebenarnya bukan diam terhadap dugaan penyiksaan ribuan muslim etnis Uighur di sana.
"Mungkin menunggu aja ya karena yang digambarkan itu
kan tidak sepenuhnya menunjukkan keadaan yang terjadi di sana. Saya dulu pernah ke sana, saya tidak melihat seperti itu, terbuka adanya konflik, penindasan yang dilakukan oleh pemerintah China," katanya kepada
Kantor Berita Politik RMOL di Media Center DPR, gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (20/12).
Namun jika itu benar adanya pelanggaran di Xinjiang, ia meminta pemerintah Indonesia jangan ragu bersikap.
"Nggak perlu takutlah. Harusnya pemerintah meminta agar pemerintah China memberikan hak dan toleransinya lah," kata politisi PDI Perjuangan ini.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: