Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif ini bahkan memanjatkan doa bagi para korban agar segera ditemukan.
Doa tersebut dipanjatkan oleh Ma'ruf Amin saat dirinya menemui salah seorang putri anak buah kapal (ABK) M Pande Saleh, Ummy Hadyah Saleh (Umay) di Rumah Situbondo Nomor 12, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12).
Saat itu, Umay yang merupakan wartawan dari
Suara.com sedang bertugas meliput kegiatan Ma'ruf di tempat tersebut.
"Yang tenggelam di Selat Bali menggunakan KM Multi Prima, sampai hari ini belum diketemukan. Mudah-mudahan, keinginan, cita-citanya, hajatnya, dikabulkan Allah SWT dan diselamatkan," kata Ma'ruf yang dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah.
Masa pencarian tujuh hari pertama sudah dilakukan hingga 30 November lalu. Karena belum menemukan semua korban, Basarnas pun memperpanjang masa pencarian selama tiga hari. Namun masa perpanjangan tersebut sudah berakhir pada 3 Desember lalu.
Ma'ruf juga mendoakan agar proses pencarian 6 ABK yang belum ditemukan diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Makanya, dia meminta Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk terus melanjutkan proses pencarian secara maksimal.
"Mari kita aminkan. Ini harapan kita semua. Doa kita semua, semoga Ananda Umay, keluarganya, dan kita semua juga, memperoleh pertolongan Allah SWT," pinta Ma'ruf.
Kapal kargo rute Surabaya - Waingapu itu tenggelam karena diterjang gelombang di perairan Kapoposang Bali, Kamis (22/11) sekira pukul 18.00 Wita.
Ada 14 penumpang yang berlayar menggunakan kapal barang tersebut. Sebanyak 8 ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sisanya masih belum ditemukan.
[ian]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: