Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) mengatakan, tingginya partisipasi atlet menunjukkan pembinaan olahraga judo di berbagai daerah terus berkembang.
“Kita juga melihat banyak sekali peningkatan teknik, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi,” kata Maruli usai menutup Kejurnas Judo Piala Kasad XVI Tahun 2026 di GOR Kartika, Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, dikutip Selasa 30 Juni 2026.
Menurut Maruli, Kejurnas Judo Piala Kasad bukan sekadar ajang perebutan medali maupun gelar juara, tetapi menjadi sarana pembinaan, evaluasi kemampuan, sekaligus wadah melahirkan atlet-atlet judo berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, satuan, hingga Indonesia di level internasional.
Karena itu, ia berharap hasil kejuaraan tidak berhenti sebagai catatan prestasi semata, melainkan menjadi pijakan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun pola pembinaan atlet yang lebih terarah.
“Harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi, pemetaan kemampuan, dan dasar pembinaan atlet secara lebih terarah, berkelanjutan, dan profesional,” kata Maruli.
Pada kategori umum, Kontingen DKI Jakarta tampil sebagai juara umum setelah mengoleksi 26 medali emas, enam medali perak, dan sembilan medali perunggu. Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan delapan emas, 16 perak, dan 19 perunggu, sedangkan Bali berada di peringkat ketiga dengan delapan emas, 10 perak, dan 17 perunggu.
Sementara pada kategori TNI-Polri, Polda Bali keluar sebagai Juara Umum I, disusul Bareskrim Polri di posisi kedua dan Paspampres sebagai Juara Umum III.
Selain menjadi ajang kompetisi nasional, Kejurnas Judo Piala Kasad XVI juga menjadi bagian dari proses seleksi dan pembinaan atlet menuju Asian Games 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: