Kepastian Kepemimpinan Di Bali, Alasan Golkar Pecat I Ketut Sudikerta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 11 Desember 2018, 02:19 WIB
Kepastian Kepemimpinan Di Bali, Alasan Golkar Pecat I Ketut Sudikerta
I Ketut Sudikerta/Net
rmol news logo I Ketut Sudikerta dipecat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Bali. Pemecatan Ketut dibenarkan Wakil Ketua Komisi IX fraksi Partai Golkar, Ichsan Firdaus.
 I Ketut Sudikerta dipecat setelah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus penipuan, penggelapan dan pencucian uang senilai Rp 150 miliar oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali.

"Ini bagian dari komitmen Partai Golkar untuk Partai Golkar bersih, agar pengurus yang diduga terlibat di dalam kasus hukum maka DPD Partai Golkar mengganti sementara," kata Ichsan, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/12).

Dikatakan Ichsan, bagaimanapun roda organisasi tetap harus berjalan. Terlebih Pilpres 2019 dalam waktu dekat akan dilaksanakan.

"Kita perlu soliditas, perlu ada kepastian kepemimpinan di partai," ujar Ichsan.

Ichsan mengapresiasi sikap yang diambil oleh DPD I Partai Golkar Bali dengan menggantikan I Ketut Sudikerta dengan Gde Sumarjaya Linggih yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt).

Dengan penunjukkan tersebut, Gde Sumarjaya merangkap jabatan. Dia juga menjabat ketua bidang pemenangan Bali.

"DPD Partai Golkar berinisiatif untuk mengganti Pak I Ketut Sudikerta. Menjadi Plt digantikan oleh Pak Demar (Gde Sumarjaya) ini menunjukkan komitmen Partai Golkar yang bersih," tandasnya. [lov] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA