"Kita harus waspada namanya
genderuwo ekonomi. Namanya saja genderuwo, bentuk tidak nampak tapi merusak. Kalau kita fokus pemberesan genderuwo ekonomi insya Allah politik kita baik.
Genderuwo ekonomi ini orang-orang yang ingin memburu rente melalui kesempatan-kesempatan tidak transparan," kata Sudirman Said yang juga menjabat sebagai direktur materi dan debat dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, seperti dilansir
Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (11/11).
Menurut tim penanggung jawab pemenangan Prabowo-Sandi Jawa tengah tersebut, fokus kampanye seharusnya lebih ke penyadaran masyarakat, bukan hal yang lain.
"Menurut saya kampanye fokusnya kepada penyadaran masyarakat, bahwa kita punya persoalan ekonomi, persoalan sulitnya lapangan kerja, pengangguran anak muda dan harga-harga yang tidak terjangkau. Itu yang harus jadi perhatian, bukan hal-hal yang begitu," ucap mantan Menteri ESDM ini.
Sementara itu, dalam dukungan relawan se-Karisidenan Pati, Sudirman meminta semua relawan bekerja maksimal. Ia cukup yakin dengan hasil Pilgub Jawa tengah beberapa waktu lalu, pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno akan mampu meraih kemenangan di Jawa Tengah.
"Pokoknya harus menang, mengenai presentase itu nanti. Masyarakat Jawa tengah perlu ada perubahan, itulah pesan yang saya terima waktu lalu," pungkas Sudirman.
[jto]
BERITA TERKAIT: