Demikian rilis survei yang dilakukan Lembaga riset Indonesia Development Monitoring (IDM).
Dalam survei tersebut tingkat elektabilitas Prabowo-Sandi menyentuh angka 60,1 persen dibandingkan dengan Jokowi-Ma'ruf yang hanya 31,7 persen.
"Tingginya elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi mengalahkan Jokowi- Maruf, menggambarkan adanya harapan besar akan adanya perbaikan sektor ekonomi nasional," kata Direktur Eksekutif IDM, Bin Firman Tresnadi, dalam keterangan pers, Senin (29/10).
Tingginya elektabilitas Prabowo-Sandi lantaran responden percaya sosok Sandiaga Uno sebagai seorang pengusaha muda akan mampu memberikan perbaikan di sektor bisnis dan UKM.
"Harapan responden tentunya jika Prabowo-Sandi terpilih akan memberikan dampak peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat, sehingga kehidupan ekonomi mereka membaik dibandingkan keadaan saat ini," ungkapnya.
Selain itu, sosok Sandi dinilai responden lebih mewakili pemilih milenial yang creative (kreatif), confidence (percaya diri) dan connected (terhubung satu sama lain) dibandingkan Jokowi maupun Ma’ruf Amin.
"Hal ini tak terlepas dari kesukaan Sandi terhadap olahraga, music atau film dan teknologi informasi yang merupakan ciri khas generasi milineal," demikian Bin Firman.
[lov]
BERITA TERKAIT: