Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief menyebutkan, yang tampak pantas menyandang main dua kaki adalah Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Dalam koalisi Gerindra, PAN, Demokrat dan PKS, yang memiliki catatan politik dua kaki adalah PAN dan PKS. PAN mengusung Prabowo Pilpres namun ikut menteri Jokowi. PKS ikut dalam kabinet SBY namun di parlemen melawan. Demokrat tidak ada catatan, jangan khawatir," kata Andi Arief dalam akun Twitternya
@AndiArief, Senin (10/9).
Terkait isu kepentingan pemilihan legislatif jadi dasar Demokrat mendua, Andi Arief mengatakan, itu kebetulan semata dam dimanfaatkan pihak tertentu.
"Namanya juga momentum pileg dan momentum pilpres. Kebetulan keduanya dilakukan bebarengan. Sama pentingnya, tidak ada yang lebih utama. Kalau Demokrat berstrategi menang pileg sekaligus menangkan Prabowo, itu kedaulatan partai kami," tukas dia.
Andi Arief menegaskan, partainya tak ambil pusing ihwal tersebut. Partai berlambang bintang mercy itu akan meyakinkan Gerindra, PAN dan PKS bahwa daerah pertempuran utama itu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumut dan Sulsel. Di sinilah jumlah pemilih besar.
"Namun kekuatan 4 partai ini jomplang, terutama PAN dan PKS. Di Sumatera 4 partai ini tidak jomplang," demikian Andi Arief.
[jto]
BERITA TERKAIT: