Dampak Penolakan Gerakan #2019GantiPresiden, PKS Ingatkan Tupoksi BIN

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 27 Agustus 2018, 21:04 WIB
Dampak Penolakan Gerakan #2019GantiPresiden, PKS Ingatkan Tupoksi BIN
Mardani Ali Sera/RMOL
rmol news logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi langkah Badan Intelejen Negara (BIN) dalam menjaga kedamaian dengan tindakan prefentif terhadap acara deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, Riau.

"Mungkin BIN ingin inisiatif agar tidak timbul konflik grassroot," ujar Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera di Ruang Fraksi PKS, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/8).

Meski begitu, Mardani meminta BIN untuk kembali mengingat apa saja tugas pokok dan fungsi sebagai lembaga intelejen.

Jangan sampai, kata dia, tugas penindakan yang seharusnya menjadi wilayah dari kewenangan polisi kemudian diambil alih BIN.

"Jangan sampai ini tupoksinya teman-teman kepolisian, tiba-tiba BIN turun dalam rangka apa?" tanya Mardani.

Bahkan, sambung dia, ada desas desus yang menyebut bahwa Kepala BIN saat ini memiliki afiliasi terhadap salah satu partai politik.

"Kita mendapat banyak info bahwa kepala BIN mungkin memiliki preferensi pada salah satu partai," tukasnya. [fiq]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA