"LP3ES akan tetap menjadi lembaga riset sosial yang kritis. LP3ES juga akan tetap aktif dalam memajukan proses demokrasi di Indonesia," kata Didik dalam pidato sambutannya.
RUA diadakan pada Selasa (31/7) kemarin dihadiri tidak kurang 30 anggota. Antara lain Prof. Emil Salim, Taufik Abdullah, Ismid Hadad, dan Abdullah Syarwani.
RUA juga memilih Erfan Maryono dan Agus Abdul Hamid sebagai wakil ketua. Didik bersama Erfa dan Agus dipilih sebagai formatur untuk melengkapi kepengurusan baru menggantikan kepengurusan yang dipimpin M. Dawam Rahardjo, intelektual muslim yang wafat akhir Mei 2018.
Perhimpunan LP3ES adalah lembaga non pemerintah yang berdiri pada 19 Agustus 1971. Prof. Soemitro Djojohadikusumo, Prof. Emil Salim, Prof. Billy Joedono, Prof. Dorodjatun Kuntoro Jakti, Prof Juwono Soedarsono, Suhadi Mangkusuwondo, dan Brigjen Daan Jahja adalah tokoh-tokoh penting yang mendirikan LP3ES.
LP3ES adalah lembaga perintis riset-riset polling dalam bidang sosial politik di Indonesia. Kegiatan LP3ES lainnya adalah menerbitkan jurnal Prisma tidak kurang dari setengah abad sejak tahun 1971 yang membahas masalah-masalah sosial politik.
[dem]
BERITA TERKAIT: