Mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Eko Guruh mengatakan, Harianto semasa hidup begitu dikenal di Jakarta, utamanya di kalangan ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
"Pergaulan almarhum luas dan membumi. Selalu menginspirasi banyak orang," kata Eko dalam keterangannya kepada redaksi, Senin 23 Februari 2026.
Menurut Eko, Harianto yang juga pernah menjadi Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta ini disegani sekaligus disayangi anak buahnya.
Banyak staf merasakan budi baik pria kelahiran Blitar ini. Paling monumental adalah memproses ratusan Pegawai Tak Tetap (PTT) di Satpol PP untuk dijadikan definitif sebagai ASN.
"Harianto juga dikenal sosok yang dermawan. Siapa saja mengalami kesulitan dibantu. Entah sudah berapa banyak -- skala kecil hingga besar -- merasakan kebaikannya, jumlahnya mungkin tak terhitung," kata Eko.
Harianto juga ikut memajukan pariwisata ibukota semenjak staf, kepala seksi, kepala bidang, hingga kepala dinas itu.
"Dari lubuk hati paling dalam saya ucapkan
innalilahi wainaillaihi rojiun. Semoga almarhum diterima di sisi-NYA, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan iman dan ketabahan," pungkas Eko.
Harianto Badjoeri meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur pada Minggu 22 Februari 2026 23.18 WIB.
Jenazah selanjutnya disemayamkan di rumah duka Jalan Taman Gandaria D-2, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Informasi yang diperoleh redaksi, jenazah Harianto rencananya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Senin 23 Februari 2026.
BERITA TERKAIT: