Belakangan viral di media sosial kasus kekerasan yang menyebabkan meninggalnya remaja bernama Nizam Safei (12) di Sukabumi. Kekerasan diduga dilakukan oleh ibu tirinya.
Anggota Komisi III DPR Hinca Pandjaitan menegaskan bahwa perkara tersebut harus menjadi atensi serius aparat penegak hukum.
Ia pun mendesak Polri segera mengusut tuntas kasus tersebut.
“Saya kira ini tugas utama polisi ya. Mereka harus peka, responsif, dan cepat sekali untuk menangani masalah ini. Karena itu tugasnya. Negara telah membiayai mereka, membiayai Polri untuk menjalankan tugas menjaga harkamtibnas, menegakkan hukum,” tegas Hinca kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 23 Februari 2026.
Menurut Hinca, dugaan kekerasan terhadap anak bukan perkara ringan. Apalagi muncul sejumlah kejanggalan, mulai dari adanya luka bakar dan lebam di tubuh korban hingga klaim pihak keluarga soal penyebab kematian yang disebut karena sakit leukimia.
Politikus Senior Partai Demokrat itu pun mengingatkan agar penegakan hukum dilakukan secara cepat dan profesional. Ia menekankan prinsip “Presisi” yang selama ini digaungkan pimpinan Polri harus benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata.
“Ini mestinya segera di-follow up sangat cepat. Enggak boleh lama-lama,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, menyatakan bahwa tim medis tengah melakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban bernama Nizam Safei.
"Pagi ini mau autopsi untuk dugaan terhadap narasi (KDRT) tersebut. Kami masih menunggu hasil otopsi," jelas Hartono, Jumat, 20 Februari 2026.
BERITA TERKAIT: