Harkitnas, Maruarar-Hatta Gelar Turnamen Catur Non-Master

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 21 Mei 2018, 13:33 WIB
Harkitnas, Maruarar-Hatta Gelar Turnamen Catur Non-Master
Utut Adianto, Maruarar Sirait dan Hatta Taliwang/Dok
rmol news logo Turnamen catur non-master kembali digelar.

Kali ini turnamen tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap tanggal 20 Mei.

Terakhir pada November 2017 lalu, politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait bersama aktivis senior Hatta Taliwang menggelar turnamen catur non-master untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

Menurut Hatta, Indonesia dalam beberapa tahun terakhir sedang mengalami kelesuan dalam berbagai sektor. Oleh karenanya dalam momentum Harkitnas ini, ia berharap, terutama melalui catur yang kini digelar, dapat memicu dan memompa semangat para pemuda Indonesia untuk kembali membangun bangsanya.

"Jadi turnamen ini untuk memeriahkan Harkitnas supaya anak-anak muda khususnya pecatur itu ingat dan bangkit di saat Indonesia yang sedang loyo dalam banyak hal ini," kata Hatta di sela-sela pertandingan catur di Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN), Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

"Kita harapkan peserta tetap bergairah, mengingat hari kebangkitan nasional, mengingat perjuangan bapak-bapak bangsa. Makanya tadi lagu-lagu yang dinyanyikan adalah lagu perjuangan."

Menurut Hatta, turnamen kali ini diikuti oleh peserta non-master dari berbagai kategori dan tidak ada batasan usia. Mereka juga datang dari berbagai daerah di Indonesia.

"Tadi saya cek peserta ada dari Lampung, Riau, NTB, NTT, bahkan ada juga dari Papua," kata Hatta.

Dalam turnamen ini, sebanyak 50 peserta terbaik akan mendapatkan hadiah.

Untuk juara I sampai III, selain mendapatkan trophy bergengsi, juga akan mendapatkan uang masing-masing sebesar Rp 8.000.000 (juara I), Rp6.500.000 (juara II) dan Rp 5.000.000 (juara III).

Selanjutnya untuk juara IV mendapatkan uang sebesar Rp 4.000.000. untuk juara V dan VI masing mendapatkan uang sebesar Rp 3.000.000 dan Rp2.000.000. Kemudian secara berurutan, juara VII Rp 1.500.000, juara VIII (Rp 1.000.000), juara IX (Rp750.000), dan juara X (Rp 600.000).

Sedangkan untuk juara 11-20, masing-masing mendapatkan uang sebesar Rp 500.000, juara 21-30 Rp 400.000, juara 31-40 Rp 300.000, dan juara 41-50 Rp 200.000.

Acara ini selain dihadiri juga oleh Maruarar Sirait juga ditutup oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Grand Master (GM) yang juga Wakil Ketua DPR, Utut Adianto. [wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA